last destination

Karena di setiap awal pasti ada akhir. Satu hal yang mau tak mau pasti kau yakini. 
bukan tentang benar atau tidak, bukan tentang hitam atau putih, bukan juga siapa yang lebih berhak. Karena kita bicara tentang kesamaan, kesamaan pembenaran, kesamaan kepastian, dan kesamaan kewajiban –jika bisa dibilang begitu-.
ketika ‘dimana awalnya?’ mulai dipertanyakan.
Hei. Perlukah membahas awal jika garis akhir sudah cukup jelas tergambar?
ketika ‘bagaimana menjalaninya?’ mulai diragukan.
Hei. Masih itu kah yang dipikirkan jika,bahkan, ulat pun tak tahu jika kelak ia akan menjadi kupu kupu.

Terkadang lebih baik untuk mengenal dengan matamu sendiri, telingamu sendiri, hatimu sendiri. Karena mata, telinga, dan hati mereka belum tentu menilai dengan cara yang sama. 
sejauh apapun kau berjalan, yang paling nyamanlah yang akan membuatmu pulang. 
sejauh apapun kau pergi, yang paling nyamanlah yang akan membuatmu kembali. 
sudah saatnya berhenti, katanya pada diri sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar