lalu pada siapa?

'apa yang kau ragukan ?
apa yang kau pikirkan?
apa lagi yang kau pertimbangkan ? '

bukan keraguan, bukan pikiran pikiran aneh ,
dan bukan hal hal kecil yang menjadi pertimbangan .
hanya tak ada keyakinan yang terlihat.

lalu untuk apa kutitipkan masa depanku jika sepenggal hatipun tak bisa di bahagiakan? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar